Wednesday, April 16, 2014

Status 'Lelaki'

Begitu banyak reaksi melalui inboxku mengenai statusku 'lelaki'. Ada yang simpati hingga berkomentar,"Sabar jeng, ikhlaskan semua cobaan ini." Ada pula yang bernada protes,"Tak semua lelaki seperti yang mbak gambarkan." Dan, ada juga komentar yang menyalahkanku,"Baik buruknya lelaki bergantung andil perempuan."

Aku menghela nafas panjang. Status itu kutulis spontan setelah terinspirasi 'cobaan' seorang perempuan yang begitu sempurna di mataku. Sempurna berperan sebagai istri, ibu, anak, dan sahabat. Status itu luapan emosiku, teriakan protesku akan 'upah' kesetiaan, pengabdiaan dan pengorbanan seorang perempuan pada 'lelaki'. Kuakui, ada rasa marah, benci, dan dendam. Kuakui, jiwaku sakit. Dan, kuakui ingin mengingkari nasib perempuan yang hanya bisa 'nrimo' sembari terus berdoa utk bisa selalu ikhlas.

Seiring waktu berjalan, kutersadar ini semua adalah 'materi kuliah kehidupan'. Ilahi memberi semua cobaan agar manusia mau mengevaluasi diri, memahami diri dan orang lain serta tak lupa bermunajat agar dilindungi dari nafsu dan keserakahan. Aku pun sadar untuk terus belajar menguak secuil misteri tentang 'lelaki dan perempuan'. Misteri yang akan mengajarkan padaku untuk lebih.bijak dalam menilai dan menempatkan 'lelaki' sebagai makhluk sempurna pasangan perempuan.

(Jogja, 15 Maret 2014)

Lelaki
Pengkhianatan hanya dimaknai khilaf dan takdir
Permohonan maaf hanyalah hiasan di bibir
Kebohongan demi kebohongan antri terencana
Hati yang terluka tak menyentuh lubuk
Yang ada hanya keegoisan
Yang tercermin hanya pemuasan nafsu
Tebersit tanya
Apa yang kau cari 'lelaki'?
Berbagai dalih menghalalkan yang haram
Berbagai cara mengusir bayangan dosa
Ingatlah ada hari pembalasan
Kembalilah ke 'rumah' lelaki
Di sanalah takdir baikmu
Takdir bahagia bersama keluarga kecilmu

No comments:

Post a Comment